Header Ads

Persiapkan Kader Dakwah, LDMI HMI Cabang Batam Adakan Kajian Ilmiah

LDMI HMI Cabang Batam Adakan Kajian Ilmiah
LDMI HMI Cabang Batam Adakan Kajian Ilmiah (foto : brosur)
Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam Himpunan Mahasiswa Islam (LDMI-HMI) Cabang Batam mengadakan kajian ilmiah pada hari Sabtu (29/12/2018). Kajian ilmiah ini bertemakan Tantangan Dakwah Generasi Muda di Era Milenial.

Menurut Nurul Hasanah selaku ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian HMI atas kondisi generasi muda hari ini. Dimana saat ini, generasi muda sudah banyak terpengaruh budaya asing.

Baca juga : Bela Muslim Uighur, PB HMI Usir Dubes China

"Anak muda sekarang banyak sekali terpengaruh budaya luar. Kegiatan ini merupakan refleksi akhir tahun untuk meyadarkan generasi muda akan bahaya pengaruh budaya luar baik secara langsung maupun tidak langsung" ujar Nurul, Sabtu (29/12).

Saat ini generasi muda islam harus paham dengan ancaman budaya luar. Dan generasi muda islam harus menjadi pionir dakwah dalam menghadapi serbuan asing melalui berbagai ancaman kebudayaan dan pemahaman.

"Pengaruh sekularisme, pluralisme, liberalisme telah menyebar luas dikalangan anak muda sekarang, anak muda sekarang harus bisa tanggap dan menjadi pionir keislaman dalam era globalisasi sekarang yang dimana paham-paham tersebut telah banyak merasuk dan menjelma dalam kehidupan sehari-hari" lanjutnya.

Baca juga : Intermediate Training Tingkat Nasional HMI Semarang 2019

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kampus STIDKI AL AZIZ Batam (29/12/2018), dengan pemateri Ust. Abu Gaza selaku Ketua Aliansi Umat Islam Batam Bersatu.

Dalam ceramahnya, Ust. Abu Gaza berpesan kepada seluruh kader HMI Cabang Batam yang hadir agar memahami tantangan dakwah ke anak muda milenial. Beliau juga mendorong agar kader HMI bisa berperan aktif dalam memberikan contoh dilingkungan masyarakat.

Salah satu contoh yang dapat dilakukan adalah tidak asal membagikan berita yang ada di media sosial. Anak muda harus bisa menyaring berita terlebih dahulu sebelum disebarluaskan.

No comments